Lahan Terbakar di Riau Awal Tahun 2016 Sudah 222,5 Hektare
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo: Lahan yang terbakar seluas 222,5 hektar sepanjang awal tahun 2016 umumnya lahan gambut.
KABARRIAU.COM, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau menyatakan seluas 222,5 hektar lahan yang tersebar di empat kabupaten di daerah tersebut terbakar sepanjang awal 2016.
"Umumnya lahan yang terbakar adalah lahan gambut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (1/3/2016).
Ia menjelaskan bahwa tujuh daerah yang terbakar sepanjang 2016 itu adalah Bengkalis, Siak, Pelalawan, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.
Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah dengan kebakaran lahan terluas yang mencapai 56 ha. Angka tersebut belum termasuk pada kebakaran yang terjadi di lahan hutan tanaman industri PT Satria Perkasa Agung yang diperkirakan mencapai 70 ha.
Selanjutnya, kebakaran lahan turut terjadi di Siak dan Pelalawan dengan luasan kebakaran masing-masing mencapai 53,5 ha dan 50 ha. Selain itu, kebakaran yang cukup luas juga terjadi di Dumai dan Rokan Hilir masing-masing 24 ha dan 34 ha.
Sementara itu, dua wilayah lainnya yakni Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu tercatat masing-masing dua ha lahan terbakar.
Lebih jauh, Guntur menjelaskan hingga kini jajaran Polda Riau telah menetapkan sebanyak sembilan tersangka pembakar lahan dari delapan laporan polisi.
Kesembilan tersangka itu masing-masing tiga tersangka asal Dumai, empat tersangka asal Rokan Hilir dan dua tersangka dari Indragiri Hulu. Namun, kesembilan tersangka itu belum termasuk empat tersangka lainnya yang baru saja ditetapkan oleh Polres Bengkalis.
Dijelaskannya, Polda Riau telah mengerahkan kekuatan dari masing-masing Polres hingga jajaran Polsek guna memadamkan api. Sampai sekarang, ratusan personil diterjunkan ke lokasi lahan yang terbakar, ditambah dengan aparat TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan lainnya.
Selain itu, Polda Riau saat ini tengah disibukkan dengan pembuatan sekat kanal yang berfungsi menahan air, sehingga lahan gambut tetap lembab. "Target kita sekitar tiga ribuan sekat kanal dibangun di titik rawan kebakaran lahan, baik yang permanen atau non permanen," tegas Guntur.(*)
Liputan : Burian.
Kategori: Lingkungan.

