Gubri; Riau di Tetapkan Status Siaga Karlahut
Karena banyak daerah menetapkan siaga darurat kebakaran lahan, maka kita mengakomodir dan Sejak hari ini hingga tiga bulan mendatang Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).
KABARRIAU.COM, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) sebagai upaya untuk mempercepat pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
"Karena lebih banyak daerah menetapkan siaga darurat kebakaran lahan, maka kita mengakomodir itu untuk disampaikan ke pusat. Selain itu, status siaga darurat ini juga untuk mempercepat penanggulangan dan pencegaha kebakaran lahan," kata Pelakasna Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Posko Karlahut Pangkalan Udara Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Senin (7/3/2016).
Ia menyatakan bahwa status siaga darurat Karlahut tersebut mulai ditetapkan sejak hari ini hingga tiga bulan mendatang.
Menurutnya, langkah tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah hal seperti prediksi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru yang menyatakan bahwa curah hujan wilayah utara Riau terus menipis.
Lebih lanjut, ia mengatakan dengan ditetapkannya status tersebut, selain memaksimalkan proses pemadaman juga dapat memaksimalkan upaya pencegahan termasuk sosialisasi ke masyarakat.
Menurutnya, Karlahut yang terjadi pada 2016 ini akibat dari minimnya sosialisasi ke masyarakat. Hal tersebut diamini oleh Panglima Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Lodewyk Pusung yang turut hadir penetapan status siaga darurat Karlahut.
"Tidak ada titik api yang muncul karena terbakar. Pasti karena dibakar," tegasnya.
Untuk itu, ia menganggap bahwa Karlahut itu terjadi karena sosialisasi yang tidak sampai ke masyarakat. "Maka harus sosialisasi lagi," tegasnya.
Sejak pertengahan Februari 2016 lalu, sejumlah wilayah Riau bagian pesisir terus dilanda kebakaran lahan dan hutan. Hal tersebut dikarenakan wilayah tersebut memasuki musim kemarau lebih cepat dibandingkan Riau bagian selatan. Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin mengatakan saat ini wilayah tersebut sangat minim curah hujan.
"Bahkan di Bengkalis, Dumai, Meranti, Rokan Hilir dan Siak bisa terjadi hari tanpa hujan selama 6-10 hari," jelasnya.(*)
Liputan : Brian.
Kategori: Lingkungan.

