delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Masyarakat Inhu Berduka, Tengku Arif Gelar Sultan Indragiri Ke-26 Wafat

Tengku Arif Gelar Sultan Indragiri Ke-26 semasa hidupnya adalah salah seorang pendiri Provinsi Riau bersama-sama dengan Wan Ghalib, Djalil, M Sabir, Ali Rasahan, Azhar Husni, Dt Bendaro Sati, Nahar Efendi dan Kamarudin R.
 

KABARRIAU.COM, RENGAT – Putra terbaik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang juga Pernah memimpin Kerajaan Indragiri yang bernama Sultan Indragiri ke-26 yakni H Tengku Arif SH wafat di usia ke-87 pada Rabu (15/6/2016) di Jakarta.

Almarhum tutup usia akibat menderita demam biasa namun terdapat lendir ditenggorokan sehingga tidak dirawat tetapi hanya di inshalasi untuk pencairan lendir.

Almarhum semasa hidupnya juga sebagai salah satu pendiri Provinsi Riau bersama-sama dengan Wan Ghalib, Djalil, M Sabir, Ali Rasahan, Azhar Husni, Dt Bendaro Sati, Nahar Efendi dan Kamarudin R. Dimana almarhum bersama-sama rekannya selalu berkoordinasi dengan Marifat Mardjani asal Kuansing yang saat ini menjabat sebagai DPR.

Sehingga melalui perjuangan ketika bersama Presiden Soekarno akhirnya menandatangani Undang-Undang Darurat Nomor 9/1957 tertanggal 9 Agustus di Bali tentang pembentukan daerah tingkat (Dati) I yakni Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Perjuangan itu merupakan semasa almarhum usai menamatkan program strata satu (S1) jurusan hukum di Universitas Indonesia (UI).

Setelah terbentuk Provinsi Riau, almarhum lebih memilih untuk bekerja di BUMN yakni PT Pertamina. Jabatan terakhir alhmarhum di perusahaan plat merah itu yakni staf ahli direksi Pertamina pada tahun 1984 silam. Mengisi masa pensiunnya, almarhum tinggal di Jakarta sampai akhirnya wafat.(*)
Liputan  : Fauzi.
Editor    : Robinsar Siburian.
Kategori: Riau.

BERITA TERKAIT