Ambruknya Jembatan Mentawai Diakibatkan Material Kayu Log Sisa Ilegal Logging
Ambruk dan hanyutnya jembatan Mentawai sepanjang 30 meter di jalan lintas Provinsi Riau ini diakibatkan derasnya air bah yang datang dari hulu sungai Mentawai, serta membawa material kayu log, sisa ilegal logging.
KABARRIAU.COM, Rokan Hulu - Ambruk dan hanyutnya jembatan Mentawai yang berlokasi di Kecamatan Rokan IV Koto ini bukan hanya disebabkan oleh derasnya terjangan air mengalir dari hulu sungai yang menghantam jembatan yang terbuat dari kayu ini.
Menurut warga, kali ini ambruk dan hanyutnya jembatan sepanjang 30 meter di jalan lintas Provinsi Riau ini diakibatkan derasnya air bah yang datang dari hulu sungai Mentawai, serta membawa material kayu log, sisa ilegal logging.
Sisi lain yang menarik untuk disimak selain dari dampak ambruknya jembatan penghubung empat desa dengan ibukota Kecamatan Rokan IV Koto ini adalah kurangnya pengawasan instansi terkait mengenai masih maraknya pembalakan liar di hutan di hulu sungai mentawai.
Karena menurut warga setempat ambruknya jembatan mentawai ini diakibatkan derasnya air bah yang datang dari hulu sungai Mentawai, serta membawa material kayu log, sisa ilegal logging. Dengan adanya material kayu log ini, patut diduga masih maraknya pembalakan liar di hutan yang berada di hulu.
Namun demikian, menurut warga mengenai masih adanya dugaan aksi pembalakan liar yang mengambil hasil hutan berupa kayu olahan untuk keuntungan pribadi oknum ini tidak pernah terekspose ke Publik.
Terpisah Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, SIK. MH yang baru mendengar masih adanya aktifitas dugaan pembalakan liar di lokasi yang disebutkan, ia mengatakan berterimakasih atas informasi itu.
Namun demikian, sejauh pengamatannya tidak ada kayu sisa ilegal logging yang hanyut. Melainkan sisa ranting dan kayu kecil yang hanyut bersama luapan air sungai dibagian hulu sungai mentawai itu.
"Sejauh ini tidak ada kayu ilog yang hanyut seperti dikabarkan oleh warga. Karena sejauh ini pihak Polsek Rokan IV Koto rutin lakukan Patroli guna memantau perkembangan dan kondisi di sana,"jelas AKBP Yusup, Kamis (2/3).
Ditambahkan AKBP Yusup, dengan adanya informasi ini, paling tidak Pihak Polres Rohul akan lebih intensifkan kegiatan Patroli di sekitaran hutan di Kecamatan Rokan IV Koto.
"Kedepan akan kita berdayakan anggota Patroli di Polsek guna memantau perkembangan di sana,"tutup AKBP Yusup.(*)
Liputan : Harun Zein.
Editor : Robinsar Siburian.
Kategori: Lingkungan.

