delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Spanduk Harris Berserak

Pekanbaru - Banyak figur bakal calon gubernur yang mencuat Dibuktikan sudah banyaknya baleho dan spanduk dipinggiran jalan.

"Figur yang muncul diantaranya ada yang masih menjabat maupun yang sudah mantan bupati. Diantaranya HM Harris dari Pelalawan,' diakui H Darmawi Aris SE dari Lembaga Melayu Riau (LMR) dalam bincang-bincangnya, Sabtu (8/7/2017).

Untuk diusung menjadi calon Gubernur Riau banyak partai mengharapkan kader murni untuk diusung. Tentunya tetap melalui prosedur dan ketentuan yang telah ditentukan.

Salah satu bakal calon Gubernur yang mencuat HM Haris dari Pelalawan, sepanduk dan baleho nya sudah terpasang disudut kota. Ketua DPD Golkar di Pelalawan itu kelihatannya calon terbaik maju sebagai calon Gubernur.

"Kalau sebaiknya, HM Haris memang maju jadi Gubri, tapi sebainya di usung Golkar," dalam penilaian Darmawi..

"Semua calon itu Harris memiliki peluang. Namun kapasitas individu ataupun partai yang menentukan seperti Harris elektabilitas saat ini tercatat baik dan diterima masyarakat," sebutnya.

Sementara beberapa warga di Riau menilai peluang HM Arris untuk maju menjadi calon pemimpin Riau masih banyak dapat dukungan. "Saya melihat pembanunan Pelalawan dan sekitarnya sangat bail. Selain itu Pelalawan sangat terang karena listrik sudah kedesa - desa. Menurut saya perkembangan (Pelelawan) sangat baik," sebut Herman, salah satu warga di Riau di Pekanbar ini.

Diakunya Herman, selain fokus ke Pelalawan Harris dinilainya juga telah memikirkan kabupaten lain, untuk Riau siapa lagi orang yang lebih berkapasitas. Lain lagi disebutkan Yudi warga Rengat. "Kita lihat sikon lah, saya akui HM Haris memang elektabilitas bagus, bahkan sebagai kader Golkar dia sangat berpeluang banyak," tutur Yuldi.

Hasil perkembangan terkini, informasinya interen Partai Golkar HM Harris sebagai kader Golkar masuk dalam daftar pencalonan di Pilgubri. Apakah ada kemungkinan Harriis dapat dicalonkan dari Golkar? Yuldi malah menyebutkan, mungkin sangat berpeluang sebagai calon partai.

"Kalau tak salah saya melihat ketentuan di partai Golkar, walau keputusan di tangan DPP tapi dia sangta berpeluang," tuturnya. (s/***)

BERITA TERKAIT