Bono Dipelupuk Mata Tak Kelihatan, Gedung 9 Lantai Hendak Dicapai
Pekanbaru - Warga masyarakat di kabupaten Pelalawan mengapresiasi terkait disebut-sebut Bupati Pelalawan HM Harris sebagai salah satu nama dalam bursa Pilkada di Riau.
"Jadi bupati dan jadi gubernur sama saja, sama-sama memberi manfaat untuk publik," kata Alamsyah, salah satu warga di Pelalawan, Minggu (13/4/2017) saat diminta komentarnya.
Dia mengaku sama sekali tidak memikirkan gerakan politik untuk kepentingan pilkada (pemilihan gubernur) di Riau. Baginya, HM Harris bekerja di Pelalawan atau di tingkat provinsi sama saja.
"Bono di Muara Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan saja nggak bisa terurus untuk dijadikan objek destinasi wisata, bagaimana mau mengurusi gedung 9 lantai. Hendaknya fokus untuk mengembangkan daerahnya," sebutnya berkelakar.
Lain lagi disebutkan H darmawi Aris dari Lembaga Melayu Riau (LMR). Aktifitas politik HM Harris bisa saja, sebutnya. "Kalau pun itu bisa disebut sebagai aktivitas politik, hanya berkaitan dengan lobi ke kolega di pemerintah pusat dan provinsi untuk membantu pengembangan Pelalawan masih kurang,” jelasnya.
Diakuinya, nama HM Harris meramaikan bursa calon pimpinan kepala daerah untuk Riau dalam pilgubri 2018. Selain namanya, juga ada nama Bupati Siak H Syamsuar MSi, Andi Rachman, Gubernur Riau sekarang, Septina Primawati, Ketua DPRD Riau, Lukman Edy, Mantan Menteri PDT, Drs H Achmad, mantan Bupati Rokan Hulu, bahkan hingga DR Firdaus. (s/***)

