Jenderal Gatot Nurmantyo - DR H Muhammad Zainul Majdi Pasangan Serasi
Okeline, Jakarta - Jenderal Gatot Nurmantyo dan DR H Muhammad Zainul Majdi, M.A (Tuan Guru Bajang/TGB) dicalonkan sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden menghadapi Pemilihan Presiden 2019 adalah sosok idaman hampir seluruh rakyat Indonesia saat ini.
"Mereka hadir untuk menjawab keluh kesah ibu pertiwi yang sudah hancur lebur oleh tangan-tangan aseng dan asing," kata H Darmawi Aris SE, Badan Pekerja Nasional (BPN) Indonesian Corruption Investigation (ICI) dikontak ponselnya yang mengaku seang berada di Jakarta, Rabu (27/2/2018) tadi.
Menurutnya, DR H Muhammad Zainul Majdi MA yang merupakan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang lebih dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) diyakini akan mampu membawa Bahtera Nusantara yang sudah jauh tersesat ke samudra tanpa arah untuk kembali ke posisinya semula yang saat ini di nahkodai oleh kapten kapal yang kurang mumpuni di bidangnya.
"Saya juga mendengar, Ketua Umum (Ketum) Gerindra juga telah memberikan "sinyal" terhadap bakal berpasangannya Gatot Nurmantyo dan (TGB) yang bisa dinilai merupakan pasangan serasi ini," sebutnya.
Darmawi menilai, jika Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah mengisyaratkan akan memunculkan calon presiden alternatif sebagai penantang Joko Widodo di Pilpres 2019 itu, ini tidaklah salah, 'malah sangat tepat," ujarnya.
Pengamat politik Sahirul Alem sebelumnya juga sudah menyatakan yang dimuat intelijen (12/2), bahwa Prabowo akan melihat perkembangan, saat ditanya soal capres 2019. "Ini meng-indikasikan mantan Danjen Kopassus akan memunculkan capres alternatif,” kata Alem.
Menurut Alem, tentunya Prabowo telah melihat berbagai hasil survei maupun situasi terkini sebelum menyatakan akan melihat “perkembangan”. “Realitasnya, posisi Jokowi sangat kuat, maka diperlukan capres alternatif,” papar Alem.
Alem memperkirakan, ada kemungkinan Prabowo menunjuk Gatot Nurmantyo sebagai capres di Pilpres 2019. “Walaupun dalam berbagai survei suaranya masih rendah, nama Gatot cukup bagus untuk dijual di Pilpres 2019,” jelas Alem.
Sedangkan cawapres, kata Alem, Tuan Guru Bajang (TGB) menjadi pilihan. “TGB dari luar jawa dan punya jaringan pesantren di seluruh Indonesia. Kalau ada survei di kalangan NU diminta suruh Jokowi atau TGB maka warga NU akan memilih TGB,” pungkas Alem.
Soal capres 2019, Prabowo belum secara jelas menyatakan kesediaannya untuk maju kembali sebagai capres, padahal kader Gerindra tetap menginginkannya.
“Saya selalu katakan bagi saya adalah pengabdian. Saya akan lihat perkembangan, saya akan lihat situasi, yang terbaik untuk bangsa itu yang saya jalankan,” ucap Prabowo usai acara HUT ke 10 Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan (10/02). (kbr.s/***)

