Pengusaha Rugi Akibat Listrik Padam
Riau - Pemadaman listrik mengakibatkan banyak pengusaha mengeluh yang dinilai menganggu proses jalannya usaha termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah Kota Pekanbaru.
PT (PLN) Persero melakukan pemadaman bergilir mulai hari Sabtu (14/7/2018) hingga Sabtu (21/7/2018). Durasi pemadaman yang dilakukan PLN capai 3 - 7 jam. Bahkan dalam satu hari pemadaman bisa dilakukan hingga 3 kali, kata Humas PLN Area Pekanbaru, Komang pada wartawan.
"Pemadaman dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan mengantisipasi terjadinya gangguan yang lebih besar. Kami sampaikan akan dilaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan Jaringan Listrik Tegangan Menengah," jelasnya.
Jenis pemeliharaan yang dimaksud Pemasangan LBS dan Recloser, Pembangunan Jaringan Baru, Penggantian Komponen, Perampalan Pohon dan juga Pemasangan Trafo.
Pemadaman listrik ini terakhir dikeluhkan oleh pengusaha. "Pendinginan daging, pendingin sayuran berakibat terganggu," kata salah seorang pengusaha Cafe saat berbincang di blangan Jalan Arifin Achmad yang tak mau disebutkan namanya, Minggu.
Menurut dia, akibat pemadaman listrik yang terjadi, paling tidak usaha kami juga mengalami kerugian, lanjutnya sambil berharap agar pemadaman listrik tidak berlangsung terus menurus sehingga kerugian yang dialami pengusahan tidak bertambah besar.
Pengusaha Laundry juga mengemukakan hal sama. Sukma (38) salah satu pengusaha kecil yang bergantung pada listrik Laundry di Jalan Adi Sucipto mengeluhkan pemadaman listrik ini. "Pemadaman ini menghambat proses produksi usaha seperi mencuci, pengering, dan juga setrika yang memerlukan tenaga listrik tidak bisa berjalan," terangnya.
"Selain terhambat, padamnya listrik yang beberapa kali bisa merusak mesin cuci, pengering maupun setrika," Jelas Sukma yang juga anggota Asosiasi Laundry Indonesia, (Asli) Riau ini yang mengaku usaha rumahannya itu lagi full order.
Namun sejauh ini para pengusaha kecil ini mengaku hingga saat ini belum melaporkan nasibnya kepada APINDO soal pemadaman ini dan para pengusaha hanya bisa pasrah karena pihak PLN sudah merilis jadwal dan lokasi pemadaman. (kbr.jon/*)

