delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Jelang Kenaikan, Warga Sulit Dapatkan BBM

Jelang kenaikan harga BBM, dampanya sudah mulai tersa di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Terlihat disejumlah SPBU warga mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak.

Oknum pedagang minyak enceran dan spekulan pengumpul minyak juga mulai bermain untuk menimbun BBM. Mereka mulai mengumpulkan minyak yang diduga untuk ditimbun karena tidak lama lagi kenaikan harga BBM akan diumumkannya oleh pemerintah.

Akibatnya disejumlah SPBU mengalami antrian panjang, selain hal itu diperparah dengan lambatnya pasokan suplai minyak dari depot Pertamina Pekanbaru.

situasi di SPBU Lintas Timur kota Pangkalan Kerinci telihat para penimbun minyak beramai- ramai menunggu antrian dengan membawa dirigen mereka untuk diisi oleh pegawai SPBU. Akibatnya tak terelakan lagi, antrian kendaraan terjadi disini.

Hal tersebut sudah berlangsung selama 2 hari akibat isu kenaikan BBM dan keterlambatan suplai pengisian oleh Pertamina. Walau sudah ada pengamanan dari anggota Polres Pelalawan, namun para spekulan ini tetap membandel untuk mengisi dirigen mereka.

Spekulan ini berbaur dengan penjaja minyak eceran, sehingga menyulitkan polisi untuk menagkap pelaku. Berdasarkan informasi dari sejumlah kalangan, pegawai SPBU mendapat jatah Rp5 ribu hingga Rp10 ribu untuk satu kali pengisian dirigen dari spikulan.

Akibatnya sejumlah pengemudi mobil dan sepeda motor mengaku terganggu oleh antrian panjang ini. Mereka tidak bisa berbuat dan menyayangkan pemerintah setempat karena tidak menindak SPBU nakal ini.

Salah seorang penemudi mobil, Nahar yang sadang antri di SPBU kota Pangkalan Kerinci Pelalawan berharap kepada kepolisian agar mengamankan SPBU agar tidak terjadi keributan antar sesama pembeli dengan pedagang minyak eceran.**bas

Tags :BBM

BERITA TERKAIT