Angin Kencang Melanda Parepare, 49 rumah Rusak
Angin kencang melanda wilayah Kota Parepare, Sulawesi Selatan sejak Selasa (8/01/2013) menyebabkan sekitar 49 rumah warga rusak.
Berdasarkan hasil pemantauan Plt Walikota Parepare, H Sjamsu Alam bersama sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Parepare, rumah warga yang rusak tersebut tersebar di sejumlah kelurahan.
Wilayah yang terparah akibat angin kencang adalah Kelurahan Sumpang Minanagae, yakni 29 rumah rusak. Lalu Kelurahan Cappa Galung sebanyak 7 rumah rusak, Kelurahan Tiro Sompe 3 rumah, Kelurahan Kampung Baru 1 rumah; Kelurahan Bukit Indah 8 rumah dan; Kelurahan Kebun Sayur 2 rumah.
Jumlah warga yang dilaporkan rusak diperkirakan akan terus bertambah, mengingat hingga saat ini pemerintah kota tengah melakukan pendataan.
"Kami sementara melakukan pendataan, jumlah pastinya sedang kita kumpulkan," kata Sjamsu Alam seusai menengok lokasi bencana, Rabu (9/1/2012).
Sjamsu juga menegaskan pihaknya langsung memantau lokasi bencana untuk memastikan sejauhmana kerusakan rumah warga, sehingga menjadi ukuran dalam menentukan nilai bantuan.
Dinas Sosial dan Bagian Kesejahteraan Rakyat pemerintah kota akan segera mengalokasikan bantuan untuk korban bencana. Selain bantuan berupa perbaikan rumah, pemerintah daerah juga melalui Dinas Sosial akan menyerah bantuan berupa beras, selimut dan lainnya pada warga korban bencana alam ini.(K /KR)
Berdasarkan hasil pemantauan Plt Walikota Parepare, H Sjamsu Alam bersama sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Parepare, rumah warga yang rusak tersebut tersebar di sejumlah kelurahan.
Wilayah yang terparah akibat angin kencang adalah Kelurahan Sumpang Minanagae, yakni 29 rumah rusak. Lalu Kelurahan Cappa Galung sebanyak 7 rumah rusak, Kelurahan Tiro Sompe 3 rumah, Kelurahan Kampung Baru 1 rumah; Kelurahan Bukit Indah 8 rumah dan; Kelurahan Kebun Sayur 2 rumah.
Jumlah warga yang dilaporkan rusak diperkirakan akan terus bertambah, mengingat hingga saat ini pemerintah kota tengah melakukan pendataan.
"Kami sementara melakukan pendataan, jumlah pastinya sedang kita kumpulkan," kata Sjamsu Alam seusai menengok lokasi bencana, Rabu (9/1/2012).
Sjamsu juga menegaskan pihaknya langsung memantau lokasi bencana untuk memastikan sejauhmana kerusakan rumah warga, sehingga menjadi ukuran dalam menentukan nilai bantuan.
Dinas Sosial dan Bagian Kesejahteraan Rakyat pemerintah kota akan segera mengalokasikan bantuan untuk korban bencana. Selain bantuan berupa perbaikan rumah, pemerintah daerah juga melalui Dinas Sosial akan menyerah bantuan berupa beras, selimut dan lainnya pada warga korban bencana alam ini.(K /KR)

