Masyarakat Laporkan Penggelembungan Suara Caleg PD
Rumbai Politik - Masyarakat Lembah Sari, Rumbai, menduga telah terjadi penggelembungan suara oleh Lurah, untuk memenangkan salah seorang Caleg Partai Demokrat. Terkait hal ini, warga sudah melapor ke Bawaslu dan berharap akan ditanggapi.
Penggelembungan suara tersebut, menurut warga dilakukan oleh Lurah, Syamsuddin S.Sos untuk memenangkan Caleg Partai Demokrat Aidil Amri yang diinformasikan saat ini unggul di dapil tersebut.
Menurut salah satu warga Rudianto, dari data domisili Bulan Januari sampai tanggal 7 April yang dikeluarkan Lurah berjumlah 38 orang. Namun, Lurah Lembah Sari mengeluarkan domisili, tanggal 8 April sekitar dua ratusan orang.
"Namun, domisili itu tidak ditandangani oleh Ketua RW dan RT. Karena seharusnya yang mengeluarkan domisili adalah RW. Awalnya domisli 38, namun bisa bertambah satu hari sebelumpencoblosan sebanyak dua ratusan," ungkapnya saat dijumpai di Pekanbaru, Rabu (16/4).
Alhasil, sekitaran duaa ratus orang memilih. Aidil Amri mendahului Caleg Demokrat lainnya dan unggul di kelurahan tersebut. Dari hal itulah, warga menaruh kecurigaan kepada Lurah yang masih ada hubungan keluarga dengan Aidil Amri.
"Beberapa waktu lalu, Syamsuddin melakukan pelatihan. Dalam beberapa pertemuan dia juga mengarahkan warga agar memilih Aidil. Beberapa saksi juga minta agar kotak suara kembali dibuka, namun lurah tidak mau," kata Idrus Ibrahim salah seorang ketua RT.
Menurut warga, tim saksi dari beberapa caleg di dapil tersebut masih banyak memiliki bukti adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh Lurah Lembah Sari untuk mendudukkan Aidil Amri. Caleg-caleg di Dapil tersebut juga telah melaporkannya ke Bawaslu Provinsi Riau.
"Kami sudah melaporkan ke Bawaslu Riau. Semoga ditanggapi. Kami juga meminta agar ini dijadikan pidana dan yang bersangkutan dipidanakan. Karena ini demokrasi, kami ingin Pilkada yang jujur dan adil," kata Syalahuddin Ayubi salah seorang Caleg dari Dapil II.
Lurah Syamsuddin saat dikonfirmasi melalui saluran telpon tidak menjawab. Begitu juga dengan Aidil Amri yang belum memberikan keterangannya kepada wartawan terkait tudingan masyarakat ini. [ndn-mal]

