delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

2 Bersaudara Warga Pekanbaru di Laporkan Cabuli 6 Bocah

Kabar Kriminal - Ms (35) warga Jalan Sukakarya Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan, melapor ke Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A), Senin (5/5). Ia mengaku dua putrinya dicabuli oleh tetangganya Ai dan Ro. 

Kejadian itu tidak hanya sekali, karena keterangan ibu korban mengaku anaknya telah empat kali diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku yang juga tetangganya. Terungkapnya perbuatan bejat tersebut, setelah korban Tu mengaku sakit di sekitar anusnya. 

"Saya heran kenapa belakangan ini anak saya sering murung dan mengeluh sakit di bagian anusnya. Akhirnya, anak saya mengaku bahwa telah diperlakukan tidak senonoh oleh Ro. Mendengar itu saya langsung panik dan memanggil anak yang satu lagi, ternyata dia juga mengatakan bahwa pernah di perlakukan tidak senonoh oleh Ai," kata Ms. 

Menurutnya, Ro dan Ai merupakan saudara kandung yang tinggal di satu kawasan rumah petak yang sama. Selain membawa anak-anaknya, siang itu Ms juga melaporkan ke P2TP2A bahwa ada empat anak lain yang juga menjadi korban para pelaku. Korban-korban tersebut juga rata-rata masih di bawah tujuh tahun diantaranya Ma (7), Ah (6), Sa (7) dan Rn (6). 

"Saat anak-anak di sekitar rumah dikumpulkan, ternyata korbannya ada lagi empat. Mereka juga mengaku bahwa telah diperlakukan tidak senonoh oleh kedua orang tersebut, kami juga sudah membuat laporan ke polisi dan satu orang pelaku berinisial Ai telah ditangkap, sedangkan adiknya kabur," paparnya. 

Sementara itu, ketua P2TP2A Risdayati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari para orang tua korban. Sedangkan upaya yang dilakukan adalah mengembalikan kondisi psikis anak yang trauma akibat perlakuan itu. 

"Tentunya hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi psikis anak, karena di usia mereka ini adalah masa pertumbuhan emas yang jika mendapati perlakuan seperti itu akan sangat berpengaruh kepada masa depannya nanti," terang Risdayanti.(MT)