Kepala Seksi Evakuasi BPBD Riau Tewas di Hotel Pantai Marina Bengkalis
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Kepala Seksi Evakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Ferialdi (50) di Kamar 305 Pantai Marina Hotel, Bengkalis, Riau, Rabu (18/6) pagi.
Bengkalis (KR) - Kepolisian Resor Bengkalis masih menyelidiki penyebab kematian Kepala Seksi Evakuasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Ferialdi (50) di Kamar 305 Pantai Marina Hotel, Bengkalis, Riau, Rabu (18/6) pagi.
"Kami telah melakukan pengecekan langsung dan olah tempat kejadian tadi siang," kata Kepala Polsek Bengkalis Ajun Komisaris Polisi Meby Trisono melalui telepon di Pekanbaru, Rabu malam.
Selain itu, pihaknya juga mendapat informasi bahwa Ferialdi memiliki riwayat penyakit hipertensi, asam urat, dan jantung.
Kematian Ferialdi mengagetkan sejumlah kalangan di daerah itu, antara lain karena saat ini dia juga menjadi anggota panitia geladi BPBD Provinsi Riau yang dipusatkan di Bengkalis.
Berdasarkan keterangan saksi, katanya, pada malam hari sebelumnya, Ferialdi diurut oleh seorang tukang pijat di Bengkalis, yang disebut "Embah".
Setelah selesai Ferialdi menjalani urut, Wahyu bersama seorang rekan lainnya, Hari Prabowo, meminta izin untuk menonton pertandingan sepakbola (Piala Dunia).
"Kami bangun paginya karena ingin siap-siap mandi untuk acara. Saya curiga dengan kondisi Pak Ferialdi, biasanya dia orangnnya sensitif, kalau kita lewat pasti sadar dia. Saya curiga dan lantas membangunkannya," kata dia.
"Dari yang kami tahu Pak Ferialdi ini menderita penyakit jantung dan tensi darah, karena sehari sebelumnya dia ada menyuruh saya mencari obat tensi. Selain itu, Pak Feri juga ada makan durian," katanya. [ant-din]

