BEM UR Berdialog Dengan Bupati Inhil
Jalan di Indragiri Hilir terbagi beberapa bagian yang merupakan tanggung jawab kabupaten, ada tanggung jawab Provinsi Riau, bahkan juga tanggung jawab nasional.
KABARRIAU.COM, Tembilahan - Bupati Indragiri Hilir, menggelar pertemuan dengan beberapa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) untuk menjelaskan permasalahan infrastruktur dan kelistrikan di wilayah kabupaten tersebut.
"Untuk permasalahan infrastruktur di Indragiri Hilir khususnya jalan, hal itu secara keseluruhannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja," kata Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Tembilahan, Jumat (22/5/2015).
Wardan menjelaskan jalan-jalan yang ada di wilayah Indragiri Hilir ini terbagi menjadi beberapa bagian yang merupakan tanggung jawab daerah atau kabupaten, namun adapula yang menjadi tanggung jawab Provinsi Riau, bahkan juga tanggung jawab nasional.
"Jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah adalah jalan-jalan yang menghubungkan desa antar desa, desa ke kecamatan, kecamatan ke kecamatan, serta kecamatan ke kabupaten," jelasnya.
Selain itu dia juga menyampaikan bahwa jalan yang menuju Kota Pekanbaru merupakan tanggung jawab Provinsi, dan sesuai aturan pemerintah daerah tidak bisa melakukan perbaikan di jalan itu, karena jika diperiksa maka akan ada ketumpang tindihan anggaran, sehingga kedepannya hal itu akan menuai masalah.
Disamping itu dia juga menyebutkan bahwa untuk tahun ini pemerintah Provinsi Riau telah menganggarkan dana untuk perbaikan infrastruktur yang ada di Indragiri Hilir.
"Melalui APBD provinsi tahun ini Indragiri Hilir mendapat bantuan sebesar Rp300 miliar untuk perbaikan infrastruktur, namun pihak provinsi belum melakukan lelang, masih tahap proses," paparnya.
Kemudian untuk jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan yang terbaik dengan membangunnya melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ).
Sementara itu untuk masalah kelistrikan yang juga sangat memprihatinkan di wilayah Indragiri Hilir dia menyampaikan bahwa pihaknya selaku pemerintah daerah telah melakukan upaya yang maksimal.
"Kami telah menemui GM PLN di Pekanbaru untuk membahas masalah ini bahkan dengan Direktur utama PLN pun kami telah bertemu beberapa bulan yang lalu di Jakarta untuk membahas dan mencari solusi terkait pemrmasalahan listrik ini," ucapnya.
Menurut dia permasalahan kelistrikan tidak hanya terjadi di wilayah Indragiri Hilir saja, namun juga telah menjadi permasalahan secara nasional.
"Krisis listrik tidak hanya di Indragiri Hilir, bahkan di wilayah Kepulauan Riau juga mengalami krisis listrik," ungkapnya. (*)
Liputan: Fauji SH

