delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Mahali Tuding Tender Proyek Pemko Pekanbaru Penuh Konspirasi

Proses penentuan pemenang tender di lingkungan Pemko Pekanbaru disorot. Aktivis Mahali yang menggelar demo, menuding penuh konspirasi.

KABARRIAU.COM, Pekanbaru - Belasan Mahasiswa Lumbung Informasi Rakyat (Mahali) menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Walikota Pekanbaru, Kamis (6/8/2015).

Mahasiswa menggelar aksi sebagai bentuk protes atas adanya dugaan konspirasi (permainan orang dalam) proses lelang di Unit Layanan Pelelangan (UPL).

Massa yang datang dengan membawa bendera dan spanduk tertahan didepan pintu masuk. Puluhan petugas Satpol PP tampak berbaris rapi membentengi pintu masuk. Sehingga pendemo tidak bisa menerobos masuk kedalam kantor Walikota.

Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Mahali ini menuntut pihak kejaksaan untuk membongkat dugaan permainan di Unit Layanan Pelelangan dan Pojka atas indikasi dugaan konspirasi proses lelang pemenang.

Koordinator aksi Erlangga dalam orasinya menuntut agar Polisi dan kejaksaan mengusut dugaan tersebut. "Usut tuntas, kita tidak bisa tinggal diam. Bagaimana bisa Pekanbaru Madani jika masih ada tikus-tikus yang berkeliaran di dalam sana," katanya.

Mahali memprotes kepada pemko atas dugaan konspirasi proses lelang di Unit layanan pelelangan (UPL). Dalam proses lelang tersebut atas kegiatan pekerjaan di lingkungan pemko diduga telah terjadi tindak pidana korupsi (tipikor).

Ada tiga tuntutan Mahali dalam pernyataan sikapnya. Pertama Mahali mendesak kejaksaan dan Polri usut tuntas indikasi dugaan konspirasi penetapan pemenang proses lelang pekerjaan di pemko pekanbaru.

Lalu bongkar dokumen UPL dan Pokja atas indikasi dugaan konspirasi proses lelang pemenang. Selanjutnya mendesak aparat untuk menyelidiki adanya dugaan konspirasi pemenang pelelangan.

"Usut hingga ke satker-satker untuk ditindak lanjut sampai keranah hukum," sebut Erlangga.

"Tangkap dan hukum oknum birokrat pelaku dugaan pemain konspirasi. Usut dugaan konspirasi pemenang tender.

Mahali meminta kepada Pemko Pekanbaru untuk membongkar dokumen ULP dan Pokja,"kata Korlap jaringan Mahasiswa LIRA Indonesia Erlangga. (*)

Liputan  : Suhenri.

Kategori: Korupsi/hukum

BERITA TERKAIT