Sedang Ikuti Ujian, Pemeriksaan Tersangka Aniaya Santri Ditunda Polisi
LHOKSEUMAWE, [Metroterkini.com] – Lima santri Misbahul Ulum Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe yang disangka menyiksa Saiful Asri, seorang santri Dayah itu, ditunda pemeriksaan oleh penyidik Polres Lhokseumawe. Alasannya karena kelima tersangka sedang ikut ujian di sekolah.
”Besok baru kita layangkan surat pemanggilan. Ujian mereka berakhir pada 13 Januari, maka para tersangka akan diperiksa sekaligus pada 14 Januari nanti," Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso, melalui Kasubbag Humas AKP Ramdhan HS kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/1).
Sedangkan untuk pemeriksaan saksi, kata Kapolres, sudah dilaksanakan dengan memeriksa empat santri. Kasus penyiksaan terhadap korban Saiful Asri, setelah ia dituduh mencuri. Aksi penyiksaan itu terjadi pada Jumat (17/12) tengah malam lalu.
Korban dikasari dan diikat lalu ditutup kepala pakai selimut. Selanjut dicebur ke dalam kolam buangan di dekat Mesjid lingkungan pasantren tersebut. Akibatnya penyiksaan itu, kepala korban pada bengkak, bibir bagian atas pecah, memar di paha kiri, serta dada terasa sesak. Perkara tersebut berlanjut ke Polres Lhokseumawe.***/mtc

