delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Di Gereja GKPI Menkopulhukam Bicara ISIS

Paham ISIS ini tidak hanya menjadi ancaman di Indonesia, paham ini juga menjadi ancaman dinergara-nagara lain. Kita sudah menjalin kerjasama dengan pesatren untuk mencegah perkembangan paham ini, tapi ini tidak cukup, gereja juga harus berperan.

KABARRIAU.COM, Siantar - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Panjaitan didampingi Menteri Hukum dan HAM menyampaikan banyak hal tentang situasi kekinian yang tengah terjadi di Indonesia. Secara khusus, Luhut Panjaitan menyoroti tingginya kerawanan stabilitas nasional akibat perkembangan teroris, globalisasi ekonomi yang berdampak terhadap Indonesia, darurat asap maupun darurat narkoba.

“Propaganda ISIS telah merasuki sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Apalagi media sosial juga dimanfaatkan oleh para penyebar teror untuk mempengaruhi masyarakat. Karena itu, gereja sebagai organisasi yang melayani jemaat harus ikut melakukan pencegahan dan pencerahan dengan berbagai strategi,” ungkapnya saat membuka Sinode Am Periode Ke XX Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Gedung GKPI Centre, Selasa siang (29/9/2015).

Luhut mengatakan bahwa selama ini mereka sudah menjalin kerjasama dengan Pesanteren untuk mencegah paham ini berkembang. "Paham ISIS ini tidak hanya menjadi ancaman di Indonesia, paham ini juga menjadi ancaman dinergara-nagara lain. Kita sudah menjalin kerjasama dengan pesatren untuk mencegah perkembangan paham ini, tapi ini tidak cukup, gereja juga harus berperan," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Plt.Gubsu, diwakili Drs.Robetson mengapresiasi berlangsungnya Sinode Am Periode GKPI ke XX ini. Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pihaknya mengharapkan agar Sinode ini juga dapat mempererat tali silaturahmi antara pimpinan dan anggota jemaat GKPI, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat, sehingga memiliki spritualitas yang tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

Usai menyampaikan pengarahan dan pesan-pesan khusus kepada Sinodestan, kedua Menteri bersama Pangdam I/BB, Plt.Gubernur Sumut, mewakili Kapolda Sumatera Utara, Bupati Simalungun, PLH.Walikota Pematangsiantar dan sejumlah tokoh lainnya diberikan cindera mata berupa ulos dari Pucuk Pimpinan GKPI yang disematkan oleh Bishop Pdt. Patut Sipahutar. Tak lama kemudian, rombongan langsung meninggalkan lokasi Sinode untuk kembali ke Medan.(*)

Liputan  : Anden.

Kategori: Nasional.

BERITA TERKAIT