Tim ASA Sambangi Marga-Marga Orang Batak
P. Panjaitan: Pemimpin Dumai Hendaknya Netral
“Napuran Tano-tano, rangging masiranggongan, badan ta padao dao, alai di Pilkada Dumai tanggal 9 Desember ingkon ma nian hita masiingotan adong halak batak calon wakil walikota Dumai,"
KABARRIAU.COM, Dumai - Tim Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai nomor urut 3 Amris-Sakti (ASA) yang maju melalui jalur independen memiliki strategis khusus untuk menarik simpati masyarakat Dumai.
Selain melakukan silaturahmi di sejumlah RT, Tim ASA dibawah komando ST S Sitinjak kembali sambangi kumpulan marga batak di Dumai. Pada Minggu (11/10/2015) pekan lalu, sedikitnya 10 kumpulan marga Batak di Dumai dikunjungi mendapat sambutan positif.
Ketua Punguan Toga Raja Panjaitan Boru, Bere, Ibebere Dumai P. Panjaitan menyambut baik kehadiran tim Amris-Sakti (ASA) pada kebaktian bulanan marga Panjaitan Dumai. Apalagi, kata Panjaitan, orang tua dari Ucok Sakti Gultom yang menjadi pasangan Amris tersebut kenal baik dengan keluarganya.
“Saya secara pribadi mendukung pasangan ASA, semoga kita yang hadir disini juga sama-sama mendukung pasangan yang maju melalui jalur perorangan ini. Harapan kami, jika pasangan ASA terpilih dan jadi pemimpin Dumai hendaknya netral dan jangan diskriminatif,” pinta Panahatan Panjaitan kepada ST.S Sitinjak.
Menurutnya, orang tua Sakti sudah pernah datang dan makan di rumahnya. Beliau kata Panahatan yang merupakan tokoh Muslim dan tuan syeh di Besilam Baru tak fanatik dan bergaul luas dengan semua suku termasuk suku Batak. “Beliau sangat terbuka, dan karakter itu saya kira turun sama anaknya Ucok Sakti ini,” ujarnya.
Kata Panahatan Panjaitan, dia tau betul sepak terjang Ucok Sakti yang pernah menjadi Sekretaris Desa di Besilam Baru itu. Selain dekat dengan semua suku, Ucok Sakti juga sangat terbuka.
Memang untuk menyuruh memilih pasangan ASA, saya tak punya wewenang. Hanya saja untuk diketahui bahwa seorang masyarakat Dumai dari suku Batak bersama Ucok Sakti Gultom maju sebagai calon Wakil Walikota berpasangan dengan Amris dalam Pilkada Dumai 9 Desember 2015, “ jelasnya
Sementara ST S Pakpahan menyebutkan, selain melakukan silaturahmi dengan kumpulan marga Panjaitan, Tim ASA dibawah komandonya mendatangi kumpulan marga lain, diantaranya kumpulan marga Raja Silahi Sabungan, Nainggolan, Purba, Simbolon, Munthe, Manik Raja, Marpaung Pardede dan kumpulan marga Raja Guk—guk.
Menurut ST. S Pakpahan kehadiran Tim ASA di kumpulan marga bukan semata-mata untuk kampanye dan meminta masyarakat memilih ASA pada Pilkada nanti. Hanya saja, pihaknya menginformasikan pesta demokrasi Dumai sangat terbuka dan seorang tokoh batak bisa maju menjadi salah satu kandidat calon wakil walikota Dumai berpasangan dengan Amris melalui jalur independen.
“Mereka berdua (Pasangan ASA) bisa maju sebagai calon dalam Pilkada Dumai atas dukungan masyarakat dengan cara memberikan foto copy KTP. Kita suku batak juga turut memiliki andil mendukungnya,” kata Pakpahan, sembari, mengucapkan sebuah redaksi batak.
“Napuran Tano-tano, rangging masiranggongan, badan ta padao dao, alai di Pilkada Dumai tanggal 9 Desember ingkon ma nian hita masiingotan adong halak batak calon wakil walikota Dumai," tandasnya.
Artinya, kendati badan saling berjauhan, namun hendaknya pada Pilkada Dumai 9 Desember tetap saling mengingat bahwa ada seorang suku batak maju sebagai calon wakil walikota Dumai.(*)
Liputan : Ariston.
Kategori: Politik/Riau.

