delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

BNPT Pahamkan Media Massa di Riau pada Bahaya Radikalisme dan Terorisme

Sugiyono dalam paparannya: radikalisme merupakan suatu gerakan melakukan gerakan perubahan cepat dengan jalan kekerasan. Dialog mencegah bahaya radikalisme dan terorisme di Pekanbaru.Tajaan BNPT untuk sosialisasi terhadap media massa.

KABARRIAU.COM, PEKANBARU-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar dialog pencegahan radikalisme terorisme bagi media massa di Provinsi Riau di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (30/11/2015).
Dialog dikuti sekira 100-an dari perwakilan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov Riau, Polda, dan instansi penegakan hukum lainnya.
Untuk sesi pertama, diisi pembicara, antara lain Kombes (Pol) Dr Sugiyono SH, MH, Direktur Binmas Polda Riau dan Kasrem 031/Wirabima, Kolonel I (Czi) Nyoman Purwata.

Sugiyono dalam paparannya, menyebutkan radikalisme merupakan suatu gerakan melakukan gerakan perubahan cepat dengan jalan kekerasan. Mindset radikal telah dijadikan sebagai ideologi dan pola pikir yang mampu mempengaruhi seorang muslim radikal sehingga berani melakukan aksi kekerasan, seperti membunuh, merampok, menyerang aparat pemerintahan dan instansi pemerintah dan tempat tempat keramaian, seperti rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

“Mereka sangat yakin bahwa dengan melakukan aksi mengerikan ini dapat masuk surga,’’ tuturnya.
Ditambahkannya, faktor penyebab radikalisme dan teroris umummya dilatarbelakangi masalah kemiskinan, pendidikan,ekonomi marjinalisasi, standar ganda dari negara maju dan sebagainya.

Langkah berikutnya adalah tidak mendramatisir aksi teror secara berlebihan dan membuat pemberita_okean yang sensasional. Hingga berita_oke ini diturunkan ‘pungkasnya.(*)

Liputan  : BUDIANTO.

Kategori: Hukum/Politik.

BERITA TERKAIT