Denpom Pekanbaru Dalami Oknum TNI Terlibat llegal Logging di Pelalawan
Letkol (CPM) Johny JP Palupessy: "Saya sudah mendengar laporan itu. Sekarang kita masih koordinasi dengan Polres Pelalawan. Jika terbukti kita akan tindak tegas".
KABARRIAU.COM, Pekanbaru - Detasemen Polisi Militer 1/3 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyelidiki dugaan adanya oknum TNI yang terlibat aksi pembalakan liar di Kabupaten Pelalawan.
"Saya sudah mendengar laporan itu. Sekarang kita masih koordinasi dengan Polres Pelalawan. Jika terbukti kita akan tindak tegas," kata Komandan Denpom 1/3 Pekanbaru, Letkol (CPM) Johny JP Palupessy di Pekanbaru, Rabu (12/10/2016).
Informasi yang diperoleh Antara di Pekanbaru, oknum TNI yang diduga terlibat menjadi pelindung pembalakan liar itu terjadi pada Rabu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB tadi.
Saat itu, sejumlah anggota intel Polres Pelalawan mendapat informasi akan adanya dua truk yang mengangkut ratusan kubik kayu diduga hasil pembalakan liar di Hutan Lindung Suaka Margastwa Kerumutan, Pelalawan.
Informasi itu ditindak lanjuti dengan cara melakukan penyelidikan ke lapangan. Hasilnya, petugas menemukan dua truk tersebut di Kecamatan Pangkalan Lesung.
Polisi selanjutnya mengekori kedua mobil itu yang bergerak dari arah Pelalawan menuju Pekanbaru. Pada saat dibuntuti, terpantau dua mobil minibus mengawal kedua truk tersebut.
Sekira pukul 04.30 WIB, kedua truk itu melintas di depan Mapolres Pelalawan. Petugas yang sedang melakukan operasi rutin selanjutnya menghentikan mobil truk warna kuning itu. Hasilnya, ditemukan ratusan batang kayu olahan setengah jadi tanpa kelengkapan dokumen.
Tidak berselang lama, tiba dua mobil pengawal yang berisi 12 orang berambut cepak langsung membuat gaduh serta berusaha menyelamatkan truk berikut supir. Karena kalah jumlah, polisi hanya mengamankan satu truk sementara dua supir dan satu truk lainnya kabur.
Dugaan sementara, 12 orang itu merupakan oknum TNI yang diduga terlibat aktivitas ilegal tersebut.
Letkol Johny mengatakan pihaknya masih mendalami hal tersebut dengan berkoordinasi ke Mapolres Pelalawan.
Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain yang dikonfirmasi hal tersebut mengatakan dirinya telah bertemu dengan Komandan Resor Militer 031/WB, Brigjen TNI Nurendi.
"Saya sudah informasikan ke Pak Danrem untuk ditindaklanjuti. Karena bukan ranah polisi," ujarnya.
Lebih jauh, terkait satu truk bermuatan kayu yang diamankan Polres Pelalawan, ia mengatakan telah memerintahkan jajarannya agar diserahkan ke Denpom untuk ditindaklanjuti. (*)
Liputan : Brian.
Editor : Robinsar Siburian.
Kategori: Hukum.

