delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Akibat Petasan, Warga Lalang Kabung Masuk RS

Seorang pemuda di desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan, kembali menjadi korban letusan petasan. Kejadian tersebut terjadi saat korban bersama teman-temannya menyalakan petesan di halaman depan rumah korban, Sabtu (23/6/12) pukul 21:30 WIB.

Namun karena petasan tersebut tidak meledak, korban akhirnya memegang petasan tersebut sambil bercanda dengan teman-temannya yang saat itu sedang duduk santai di halaman depan rumahnya. Tapi, malang bagi korban, saat memegang petesan yang di kiranya tidak menyala, jutru meledak di tangannya sehingga melukai fisiknya.

Alif (25) korban ledakan petasan, saat di konfimasi wartawan, Selasa (26/6/12) di RS Amelia menceritakan, saat itu korban bersama kawan-kawannya menghidupkan petasan yang merupakan sisa petasan lebaran 2011 seharga Rp20 ribu dengan maksud coba-coba. Petasan tersebut di nyalakan di halaman depan rumah korban.

"Karena petasan itu tidak meledak, petasan itu saya pegang, karena saya kira sudah masuk angin. Tapi ternyata pas saya pegang, petasan itu meledak di tangan saya," kata Alif yang merupakan warga Perum PT IIS jalan bambu di eko 3 desa lalang kabung kecamatan Pelalawan yang saat ini telah mendapat perawatan medis RS Amelia.

Akibat kejadian tersebut jari tangan kiri korban tepatnya ibu jari, telunjuk dan jari tengah korban mengalami luka dan menyebabkan kuku jari nya lepas. Selanjutnya pada telapak tangan kanan korban juga mengalami luka. Tidak itu saja, bagian dada tepatnya sebelah kiri serta kening korban juga mengalami luka ringan akibat pantulan batu.

Kapolresta Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol R.R Sagala di dampingi Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ipda Syahrul kepada Riau Pos, Selasa (26/6) membenarkan adanya informasi laporan tersebut.

"Senin kemarin kita telah mendapat informasi adanya korban yang mengalami luka akibat ledakan petasan atas nama Alif (25) yang merupakan karyawan BHL PT Indo Sawit Int Subur (IIS)," terang Kanit Reskrim Ipda Syahrul.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung turun kelokasi untuk melakukan pengecekan terhadap korban tersebut.

"Saat ini korban masih dirawat di ruang Aster RS Amelia Pangkalan Kerinci. Namun saat ini kondisi korban sudah membaik," ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Syahrul mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap penjualan petasan tersebut.

"Untuk saat ini para penjual petasan masih belum ada tampak melakukan penjualan petasan di Pangkalan kerinci. Namun kita tetap terus melakukan penertiban melalui operasi dan razia rutin. Dan jika ada di temukan para penjual petesan ini, kita akan menindaknya," tutupnya.**ndi