delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Harga Emas Melonjak Tajam, Sebagian Warga Cari Untung

Naiknya harga emas di pasar dunia, menyebabkan daya beli masyarakat Riau terhadap logam mulia ini menurun, pantauan Metroterkini disejumlah daerah, masyarakat yang biasa menyimpan uang mereka dengan emas cendrung tidak berbelanja.

Beberapa toko yang dikunjungi, mengaku daya beli masyarakat cendrung menurun akibat harga emas melonjak cukup tajam.

"Pelanggan berkuran karna harga mas naik," Ujar Robi salah satu toko mas di puasat berbelanjaan Ramayana Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/12).

Juga pantauan kami di Pasar Baru pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, masyarakat yang biasanya membeli Emas setiap gajian, kini malah menjual, hal ini dilakukan untuk mencari untung sesaat, dan kalau Emas turun kembali maka mereka akan memborongnya lagi.

Seperti yang diungkapkan, warga transmigrasi sawit asal jawa tengah, Tukiem, mengatakan menjual perhiasannya untuk mencari untung sesaat, dan biasanya sehabis harga Emas turun beberapa minggu kedepan maka akan turun kembali.

"Saat turun saya beli kembali perhiasan tersebut, ada sedikit untung toh" Ujar dengan logat jawanya.

Disamping mendapat untung dari turun naiknya harga Emas, Tukiem mengaku juga bisa merubah selera berhiasnya, dan setiap model perhiasan baru pasti diminati, dan akan menambah cantik penampilannya.

"Apalagi waktu arisan, kawan saya selalu melirik gelang model baru saya, tuh," Ujarnya bercanda.

Menurut sumber Harga emas naik, setelah dua pekan terakhir emas bergerak mantap pada periode menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat 2012. Hal itu terjadi, karena pelaku pasar dunia memilih menempatkan investasi pada instrumen lain, sehingga memacu tingginya permintaan logam mulia.

Selain itu, paket kenaikan pajak AS dan pemotongan belanja pemerintah secara kolektif yang disebut "fiscal cliff," juga menyebabkan kekhawatiran investor pada pertumbuhan ekonomi AS. Kondisi itu dapat memicu tingginya permintaan emas sebagai aset alternatif yang lebih aman.(KR)