Harga Minyak Mentah Naik
Akibat berita_oke penurunan persediaan minyak Amerika Serikat, menyebabkan
harga minyak mentah naik pada Rabu, waktu Amerika, (Kamis 20/12 pagi
WIB), dimana Amerika Serikat adalah konsumen minyak mentah terbesar di
dunia.
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, naik 1,58 dolar AS menjadi menetap di 89,98 dolar AS per barel.
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, naik 1,52 dolar AS menjadi ditutup pada 110,36 dolar AS per barel di perdagangan London.
"Pasar secara keseluruhan didukung oleh penurunan persediaan minyak mentah minggu ini, serta peningkatan operasi kilang-kilang," kata Andy Lipow dari Lipow OilAssociates.
Departemen Energi AS (DoE), Rabu, mengatakan bahwa stok bahan bakar pemanas dan minyak mentah keduanya turun pekan lalu. Persediaan sulingan AS, yang terdiri dari minyak diesel dan bahan bakar pemanas, turun 1,1 juta barel dalam pekan hingga 14 Desember, kata DoE. Stok minyak mentah turun 1,0 juta barel.**mt
Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, naik 1,58 dolar AS menjadi menetap di 89,98 dolar AS per barel.
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, naik 1,52 dolar AS menjadi ditutup pada 110,36 dolar AS per barel di perdagangan London.
"Pasar secara keseluruhan didukung oleh penurunan persediaan minyak mentah minggu ini, serta peningkatan operasi kilang-kilang," kata Andy Lipow dari Lipow OilAssociates.
Departemen Energi AS (DoE), Rabu, mengatakan bahwa stok bahan bakar pemanas dan minyak mentah keduanya turun pekan lalu. Persediaan sulingan AS, yang terdiri dari minyak diesel dan bahan bakar pemanas, turun 1,1 juta barel dalam pekan hingga 14 Desember, kata DoE. Stok minyak mentah turun 1,0 juta barel.**mt

