Gagalkan Pencuri, Pemilik Motor Kena Tembak di Pelipis Kiri
Percobaan pencurian motor terjadi di Jl Raya Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Pencurian itu bisa digagalkan setelah pemilik motor tersebut berkelahi dengan pencuri motor tersebut. Para pencuri itu kabur setelah melepaskan tembakan.
Percobaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (3/1/2012). Saat itu Samhari (34), pemilik toko gypsum di kawasan itu sedang makan di rumahnya. Toko gypsum tesebut terletak di bagian depan rumahnya yang ada di Jl Raya Pondok Ranggon.
"Saat itu dia mendengar bunyi yang mencurigakan dari depan tokonya," kata Salimin (32) adik dari Samhari (34) kepada sumber di lokasi kejadian.
Samhari kemudian mengecek ke depan rumah dan ternyata ada dua orang pencuri motor yang sedang mengotak-atik motor Satria Fu miliknya. Dua orang ini datang dengan menggunakan motor Jupiter MX. Samhari kemudian memanggil salah seorang pegawainya Mansyur (25) untuk bersama-sama menyergap pencuri motor itu.
"Mereka kemudian berkelahi dengan pencuri motor itu, satu lawan satu," katanya.
Saat terdesak, pencuri motor itu mengeluarkan pistol dan menembak ke arah Samhari. Tembakan itu mengenai pelipis Samhari dan juga mengenai seorang ibu yang sedang mengendarai motor di kawasan itu . "Tapi ibu itu jalan terus saja, baru setelah pencuri pergi dia datang dan kita baru tahu kalau dia ketembak," katanya.
Setelah menembak, para perampok itu kabur. Topi dan sepatu yang dipakai perampok itu tertinggal di lokasi percurian. "Kalau ibu yang tertembak itu kemudian dibawa ke RS Polri," katanya.
Salimin mengatakan, saat kejadian warga sekitar tak berani menolong karana pelaku bersenjata. Sedangkan semua barang bukti termasuk motor Satria Fu sudah dibawa ke Polres untuk penyelidikan.(D/KR)
Percobaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (3/1/2012). Saat itu Samhari (34), pemilik toko gypsum di kawasan itu sedang makan di rumahnya. Toko gypsum tesebut terletak di bagian depan rumahnya yang ada di Jl Raya Pondok Ranggon.
"Saat itu dia mendengar bunyi yang mencurigakan dari depan tokonya," kata Salimin (32) adik dari Samhari (34) kepada sumber di lokasi kejadian.
Samhari kemudian mengecek ke depan rumah dan ternyata ada dua orang pencuri motor yang sedang mengotak-atik motor Satria Fu miliknya. Dua orang ini datang dengan menggunakan motor Jupiter MX. Samhari kemudian memanggil salah seorang pegawainya Mansyur (25) untuk bersama-sama menyergap pencuri motor itu.
"Mereka kemudian berkelahi dengan pencuri motor itu, satu lawan satu," katanya.
Saat terdesak, pencuri motor itu mengeluarkan pistol dan menembak ke arah Samhari. Tembakan itu mengenai pelipis Samhari dan juga mengenai seorang ibu yang sedang mengendarai motor di kawasan itu . "Tapi ibu itu jalan terus saja, baru setelah pencuri pergi dia datang dan kita baru tahu kalau dia ketembak," katanya.
Setelah menembak, para perampok itu kabur. Topi dan sepatu yang dipakai perampok itu tertinggal di lokasi percurian. "Kalau ibu yang tertembak itu kemudian dibawa ke RS Polri," katanya.
Salimin mengatakan, saat kejadian warga sekitar tak berani menolong karana pelaku bersenjata. Sedangkan semua barang bukti termasuk motor Satria Fu sudah dibawa ke Polres untuk penyelidikan.(D/KR)

