delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Desakan Penahanan Anak Hatta Rajasa Dinilai Desakan Politik

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Hamidah Abdurrahman menilai kepolisian melakukan tindakan diskriminatif karena tidak melakukan penahanan terhadap Rasyid Rajasa.

Hamidah membandingkan tindakan polisi terhadap sopir Grand Livina, Andika Pradita yang menabrak orang hingga tewas di Jalan Ampera, Jakarta Selatan Desember 2012 lalu.

Saat itu, polisi langsung menahan Andika. Sedangkan Rasyid yang merupakan putra bungsu Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa itu sama sekali tidak ditahan oleh kepolisian.

Padahal Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio dari belakang sehingga menyebabkan dua orang tewas di tempat. Itu sebabnya, dia mengkritik keras tindakan polisi yang tidak menahan Rasyid itu.

"Ketika Rasyid tidak ditahan, pelaku yang tingkatannya sama kok ditahan. Urusan penahanan itu kan seharusnya selektif," kata Hamidah kemarin di DPR.

Hamidah mengakui, sesuai aturan memang tidak ada keharusan bagi pihak kepolisian, untuk langsung menahan seseorang yang sudah berstatus sebagai tersangka. Tapi, dia berharap polisi dapat bertindak adil, dan Rasyid tidak diperlakukan secara istimewa.

"Jadi sebenarnya, keputusan kepada Rasyid yang tidak langsung menahannya, itu sebenarnya sudah tepat, terlebih Rasyid tidak melarikan diri," kata Hamidah.

Rasyid Rajasa menabrak Daihatsu Luxio di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur pada medio Januari lalu.

Dalam peristiwa itu dua orang meninggal dunia, selain itu terdapat pula tiga orang lainnya yang mengalami luka-luka. Rasyid diduga mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi melebihi 100 km per jam dalam kondisi mengantuk.(S/KR)