Timnas Indonesia Muhammad Taufiq, Mengaku Tak Gentar Hadapi Tim Kyrgyzstan
Wancara sumber dengan Muhammad Taufiq di Hotel Sultan, Jakarta, yang berpemain gelandang jangkar timnas Indonesia, tak gentar berduel dengan pemain-pemain Kyrgyzstan yang portur tubuhnya lebih jangkung. Kedua tim akan beruji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat, 1 November 2013 mendatang.
Dilihat dari permainan tugas pemain berusia 26 tahun tersebut tidak ringan. Sebagai gelandang jangkar, Taufik harus mampu memutus alur serangan lawan di lini tengah. Kontak fisik tak jarang harus dilakoninya demi menjalankan tugas tersebut.
Melihat komposisi pemain Kyrgyzstan, Taufik dipastikan bekerja extra keras dalam laga besok. Pasalnya, dengan postur tubuh 164 cm, pemain Persebaya 1927 itu harus bertarung dengan lawan-lawan yang berpostur 175 cm hingga 183 cm, yang tentu postur tubuhnya sangat jauh dari pemain Kyrgyzstan.
"Ya, memang tugas gelandang jangkar sebagai pemutus aliran serangan lawan. Kontak fisik juga sering terjadi. Untuk menghadapi pemain Kyrgyzstan yang posturnya lebih besar, saya sudah siap," katanya.
Dalam tiga laga terakhir Pasukan Merah Putih, Taufiq selalu menjadi pilihan utama Jacksen F Tiago di lini tengah. Bersama Ahmad Bustomi dan Raphael Maitimo, pria 26 tahun itu, menjadi penghubung antara lini tengah dan depan Indonesia.
"Dari kemarin, pelatih juga sudah melatih kami untuk menghadapi situasi kontak fisik. Mereka memberi menu-menu latihan yang lebih bertenaga untuk mengantisipasi hal tersebut," jelas Taufiq.

