Panwaslu Diminta Proses Penggelembungan Suara Caleg NasDem
berita_oke Kampar - Penggelembungan suara di 6 TPS Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Riau dilakukan penghitungan ulang. Penggelembungan suara tersebut terjadi karena jumlah suara yang tertera di C1 saksi dan PPL berbeda dengan C1 miliki KPPS. Penghitungan ulang sempat terjadi ketegangan antara salah seorang caleg yang mengaku saksi dari partai Nasdem dengan salah seorang pimpinan Panwaslu Kabupaten Kampar, Minggu (13/4).
Dalam penghitungan ulang yang dihadiri anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan bersama anggota Panwaslu Kampar, Edwar dan Syawir Abdullah serta Panwaslu Kecamatan Desa Kualu dari 14 TPS desa tesebut.
Penggelembungan suara yang digagalkan itu cukup besar yaitu 541 suara yang diberikan untuk caleg atas nama Mukhtar dari Partai Nasdem. Suara itu tersebar di 6 TPS yaitu TPS 02 sebanyak 41 suara,TPS 03 sebanayak 100, TPS 04 senyak 100, TPS 9 sebanyak 100, TPS 10 sebanyak 100 suara. di TPS 13 sebanyak 100. Disamping itu juga terjadi pengurangan suara di TPS 03 sebanyak 25 suara dari caleg dari partai PKS atas nama Bustami.
Kasus ini sudah tercium sehari sebelumnya, bahkan Bawaslu Riau mendapat informasi adanya perbedaan C1 saksi dan PPL dengan C1 yang ada di kotak suara. Saat penghitungan ulang Rusidi Rusdan langsung mengintruksikan kepada PPL melalui Panwaslu Kampar agar Pleno menghitung kembali perolehan suara Partai dan caleg berdasarkan C1 Plano, bukan lagi berdasarkan C1 yg dimiliki oleh masing-masing ketua KPPS.
Akhirnya Anto selaku pimpinan sidang Pleno PPS untuk mencocokkan Perolehan suara dari 6 TPS bermasalah tersebut. "Bahwa dalam kasus ini pengawas Pemilu mencatat ini sampai tuntas, agar menjadi pelajaran bagi Penyelenggara Pemilu Lain untuk tidak terjadi di tempat lain," tegas anggota Bawaslu, Riau Rusidi, usai melakukan penghitugan ulang Minggu (13/4) seperti dikutip riauterkini.com.
Saat akan dilaksanakannya penghitungan ulang suara di PPS Desa Kualu itu juga sempat terjadi ketegangan antara salah seorang caleg partai Nasdem yang mengaku saksi PPL, PPK Kecamatan Tambang serta dijaga oleh sejumlah aparat keamanan dari Polsek Tambang, Kampar Riau. [ndn]

