Hanya di Tuduh Curi Limbah, Securiti RAPP Aniaya Warga Hingga Tewas
Kabar Hukum - Salah seorang warga bernama Hutajulu meninggal di aniaya sekuriti RAPP sabtu sekitar Jam 5.00 Wib, (10/5/14), HUtajulu hanya kedapatan membawa 22 potong tembaga, tampa ampun beberapa sekuriti menghajar hingga korban pingsan.
Menurut saksi mata korban diperlakukan seperti binatang, kepala dan badan korban luka parah, saksi mata ini menyebutkan korban yang sudah separo mati ini diserahkan ke Polsek Pangkalan Kerinci, Jam 13.30 WIB.
"Diperkirakan dari selisih jam itu, korban terus di anaya hingga tak berdaya," Jelasnya.
Ketika di Monfirmasi kepada Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol, Arwin, melalui telpon, beliau membenarkan kejadian ini, di jelaskannya Korban sampai di Mapolsek Pangkalan Kerinci dalam keadaan babak belur, Polsi sudah merujuk korban ke Rumah sakit Savira Pekanbaru karna situasinya sangat parah.
"Malam tadi korban meninggal di Rumah Sakit," jelas Arwin. Senin (12/5).
Atas kejadian ini Polisi telah memeriksa beberapa orang sekuriti dan satu diantara mereka sudah dinyatakan tersangka dan diamankan di Mapolsek Pangkalan Kerinci.
"Tersangka lain mungkin akan bertambah seiring BAP yang akan dilakukan unit Reskrim, karena penganiayaan ini diduga di lakukan bersama - sama," tukasnya. [BS]

