delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Miswanto Sikapi Keterlambatan Pembahasan RKA Dinas PU

Anggota DRPD pulang kantor hingga malam hari hanya untuk membahas keterlambatan RKA Dinas PU yang hingga kini belum selesai dibahas di Komisi III DPRD Inhu.

KABARRIAU.COM, Rengat Terkait keterlambatannya pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas PU yang sampai hari ini juga belum selesai dibahas di Komisi III DPRD Inhu, hingga rentang waktu hampir dua pekan ini membuat anggota DRPD Inhu pulang kantor hingga malam hari.

Hasil pantauan didalam gedung wakil rakyat pada Rabu (28/10/2015) malam terlihat sejumlah anggota DPRD Inhu, baik itu Ketua DPRD Inhu Miswanto, Wakil Ketua I Sumini dan Wakil Ketua II Adila Ansori masih terlihat didalam ruang mereka masing-masing.

Informasi yang berhasil dirangkum bahwa pada Rabu (28/10/2015) pagi Komisi III dan PLt Kepala Dinas PU Teguh K beserta staf telah melakukan pembahasan (hearing) RKA. Pembahasan berhenti (isoma) sejenak untuk makan siang dan sholat Dzuhur.

Namun hingga sore hingga malam hari, pihak Dinas PU masih belum hadir. Konon, pembahasan tersebut belum tuntas. Bahkan, Ketua Komisi III Raja Irwantoni yang memimpin rapat masih berada diruangannya.

Sementara itu, ketika ditemui diruang kerjanya, Ketua DPRD Inhu Miswanto mengatakan, bahwa pembahasan RKA Dinas PU sudah mereka jadwalkan. Secara detil dan terperinci ia tidak bisa memberikan keterangan. Sebab, hal ini merupakan kewenangan Komisi III dan Satker yang bersangkutan.

“Seperti itulah adanya, saya tidak ada menambah-nambahi atau mengurangi sebagaimana kenyataannya yang terjadi. Bahkan kita sangat menyayangkan jadwal pembahasannya sampai molor seperti ini. Ya kita berharap agar pembahasan ini dapat secepatnya selesai dilakukan,” kata Miswanto.

Kepadanya sudah dilaporkan oleh Komisi III agar seluruh pihak yang berkepentingan (Dinas PU, red) bisa hadir dalam pembahasan. Namun kata Miswanto, kalau ada sejumlah Kepala Bidang (Kabid) yang berhalangan hadir. Sebagaimana yang disampaikan oleh Plt Kadis PU kepadanya beberapa waktu sebelumnya.

“Secara spesifik saya belum dapat laporan dari anggota mengapa mereka (Dinas PU) tidak bisa hadir. Karena kalau semua staf Dinas PU tidak hadir maka hasil pembahasan itu tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, APBD itu sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Inhu,” tegas Miswanto.

Menyoal akan terlambatnya program pembangunan Inhu khususnya proyek di Dinas PU dalam kurun waktu dua bulan kedepan, karena keterlambatannya pembahasan RKA Dinas PU yang berimbas pada rapat paripurna APBD Perubahan 2015, Miswanto menegaskan jika ada persoalan di internal Satker yang bersangkutan, ia berharap kepada Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam hal ini Plt Sekda Inhu Isdjarwadi, maupun Penjabat Bupati Inhu Kasiaruddin agar segera mengambil langkah-langkah kongkrit.

“Saya rasa hal itu sangat perlu. Karena apa, ya karena hal ini sangat perlu untuk segera diselesaikan. Sebab, setelah Penjabat Bupati Inhu Kasiarudin dilantik pada waktu lalu agar tidak jalan ditempat seluruh program pembangunan dan pelayanan kepada publik,” pungkas Miswanto.

Selain itu juga, sambung Miswanto, selain penganggaran semua program pembangunan dan lain sebaginya, yang tidak kalah pentingnya adalah sukses Pilkada.

“Dua hal inilah yang sangat penting bagi Penjabat Bupati untuk segera menyelesaikannya. Untuk proses paripurna masih menunggu selesai pembahasan. Tadi sudah kita coba untuk merapatkan dengan Badan Anggaran (Banggar) dan kita sepakat untuk secepatnya menyelesaikan pembahasan,” tutup Miswanto.

Sementara itu, ditempat terpisah, kendati sudah malam hari, Penjabat Bupati Inhu Kasiarudin bersama ketua dan seluruh anggota TAPD masih menggelar rapat di ruang rapat Bupati Inhu. Selang dari pada itu, Plt Sekda Inhu Isdjarwadi yang juga menjabat sebagai Ketua TAPD didampingi Kabag Keuangan Hendri Arnov tiba di gedung DPRD Inhu dan langsung menuju ke ruang kerja Ketua DPRD Inhu Miswanto. (*)
Liputan  : wa.
Kategori: Politik.