Polisi Terus Kejar Pelaku Pengemis Rental Anak di Jakarta
Kasus eksploitasi terhadap anak di Jakarta Selatan yang mengorbankan anak demi keuntungan dari hasil mengemis pakai jasa rental anak
Okeline, Pelalawan, jakarta - Polisi terus mendalami kasus eksploitasi terhadap anak di Jakarta Selatan yang mengorbankan anak demi keuntungan dari hasil mengemis pakai jasa rental anak, tersangaka kasus itu kini bertambah menjadi 4 orang.
"Perkembangan hari ini tersangka jadi 4 orang, korban yang kita dapat ada 4 orang juga," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat saat menggelar jumpa pers.
Wahyu menjelaskan, penambahan tersangka dan korban itu diperoleh dari 17 anak dan 8 orang dewasa yang terjaring dalam operasi polisi di sejumlah titik di wilayah Jakarta Selatan seperti Blok M dan lainnya.
Akibat perbuatannya, polisi menjerat para tersangka dengan dua pasal yakni undang-undang pasal 2 nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang, dan Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.
"Inisial 4 tersangka, masing-masing adalah IR, MR, ER, SM," ujarnya.
Wahyu menjelaskan, para korban disewakan dengan harga Rp 200 ribu per hari. Selain itu, mereka juga dipaksa mengemis, mengamen dan jadi joki 3 in 1.
"Kami masih kembangkan kasus ini bagaimana jaringannya. Nanti kita sampaikan kalau ada perkembangan," Tukasnya.

