delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Upaya Disbudparpora Pelalawan Dalam Pembenahan dan Peningkatan Prestasi Bidang Olahraga

Advertorial - Salah satu upaya pembenahan dan peningkatan potensi bidang Olahraga, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Pelalawan, adalah dengan menciptakan masyarakat berprestasi yang ditandai dengan tumbuhnya organisasi-organisasi pemuda yang berperan aktif dalam penyelenggaraan pembangunan.

"Keolahragaan didukung oleh prilaku mental terpuji serta melaksanakan perintah agama yang bermuara kepada lingkungan aman dan tentram, akan melahirkan atlit berprestasi," Jelas Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan Zulkifli M.Si, dikantornya dikomplek Bakti Praja Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau (25/5/16).

Untuk mendukung ini pemerintah kabupaten telah melakukan pembinaan, koordinasi, pengendalian dan fasilitas pelaksanaan kegiatan bidang Olahraga, sesuai arahan yang diberikan oleh Bupati Pelalawan, HM. Harris, sesuai dengan tugas yang telah dibebankan dimana fungsi olahraga itu sendiri adalah untuk menyehatkan warga.

"Pemerintah telah membangun banyak lapangan bola kaki di kecamatan dan gedung - gedung serbaguna yang didalam gedung itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat olahraga," Jelasnya.

Selain itu sebagai penunjang olahraga di Pelalawan, pemerintah melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) juga telah menyiapkan gelanggang olahraga Tengku Pangeran di Jalan lingkar kantor bupati Pelalawan menuju kilo 55.

"Gedung ini bisa dimanfaatkan sebagai kantor dan basket serta olahraga lainnya," Jelasnya.

 

Mengenai pengambilan kebijakan peningkatan prestasi olahraga perlu dilakukan dari berbagai sudut pandang. Titik pengembangan tidak hanya dari sisi mutakhirnya ilmu pelatihan yang diterapkan. 

"Tetapi dari sudut pandang biomedicine, teknologi, sosiologi, psikologi, pedagogi, dan manajemen pembinaan olahraga menyangkut perangkat sistem pembinaan olahraga, mulai dari usia dini sampai dengan usia masa keemasan," Ujarnya.

Selain itu peningkatan olahraga dari sisi kemutakhiran penerapan ilmu pelatihan, termasuk pembinaan kondisi fisik, sekuensi pelatihan, ketepatan ukuran pelatihan, dan prinsip-prinsip pelatihan yang diterapkan.

Dilanjut mantan Kabag Sosial Pemkab Pelalawan ini, dari sudut pandang biomedicine olahraga mencakup, aplikasi teori-teori kedokteran dalam peningkatan performa penampilan fisik prima sampai batas-batas doping.

"Selain itu aplikasi teori-teori fisiologi olahraga, uji laboratorium dalam berbagai aspek fisiologis penampilan fisik perlu pula dilakukan, bahkan pengujian laboratorium dari kajian tingkat molekuler dan seluler tubuh manusia," Jelasnya.

Dari segi sudut pandang teknologi lanjutnya, berkaitan dengan penerapan prinsip-prinsip teknik, termasuk mekanika gerak yang terbungkus dalam kajian biomekanika, dalam bentuk analisis efisien gerak, momentum, akselerasi, dan sebagainya.

"Teknologi juga berarti pemutakhiran peralatan-peralatan olahraga yang sesuai dengan kaidah mekanika gerak tubuh manusia," Jelasnya seraya meneguk teh dihadapannya.

Sementara mengenai telaahan penting yang diperlukan dalam peningkatan prestasi olahraga adalah dari bantuan teori-teori sosiologi kedalam pengembangan olahraga. Telaahan sosiologis perlu dilakukan dalam upaya membantu men-sosialisasikan olahraga kepada berbagai tingkatan usia dan golongan.

Juga ada teori struktural fungsionalisme, konflik, dan kritik perlu dimanfaatkan untuk memantapkan posisi olahraga di masyarakat sehingga masyarakat dapat mengakses dengan mudah segala kebutuhan untuk berolahraga. Gerakan sosialisasi olahraga ini perlu dilakukan agar masyarakat dapat memahami makna dan tujuan olahraga yang sebenarnya.

Teori-teori psikologi juga perlu dilakukan dalam peningkatan prestasi olahraga nasional terutama mendorong atau memicu motivasi berprestasi dalam bidang olahraga penampilan tingkat tinggi ini. 
Selain itu, pembelajaran kepribadian atau personaliti atlet juga perlu dilakukan untuk dapat memahami para atlet, sehingga pada saat yang sama atlet di Pelalawan dapat dikokohkan kepribadiannya melalui kekuatan fisik-emosional-dan intelektual secara utuh.

Pedagogi dapat diperbantukan dalam peningkatan prestasi olahraga melalui penerapan kaidah-kaidah didaktik dan metodik yang akurat pada pembinaan olahraga usia dini dan olahraga sekolah secara proporsional, selain juga perlu penerapannya dalam olahraga masyarakat.

"Karena itu, perlu diproporsikan secara tepat kedudukan aktivitas jasmani dan olahraga yang ada di sekolah dan di masyarakat," Jelasnya.

Disinggung mengenai manajemen olahraga berkaitan dengan tata kelola dan pengorganisasi olahraga secara tepat dalam suatu sistem pembinaan olahraga yang sesuai dengan kaidah-kaidah budaya nasional Indonesia. Dukungan sistem ekonomi dan politik perlu menentukan kebijakan yang adekuat bagi terbinanya olahraga secara hierarkis, efisien, efektif, dan produktif.

Landasan yang digunakan dalam pengembangan ini agar terfokus secara tajam menyeimbangkan  dan meningkatkan spektrum aktivitas jasmani dan olahraga yang berkembang di masyarakat. Selain itu, dari landasan teoritis keilmuan yang berkembang di negara negara yang telah terlebih dahulu mengembangan Sport Science.

"Dilandaskan pada objek studi aktivitas jasmani untuk education, recreation, health, and competetive. Dalam konteks lebih lanjut yang terakhir memerlukan kajian lebih lanjut, terutama dalam dukungan praktisnya," Ujarnya.

Seterusnya Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 07 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan, yang terdiri dari Sekretariat, Bidang Kebudayaan, Bidang Pariwisata, Bidang Pemuda dan Bidang Olahraga

"Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2013 tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan BAB III, Bagian Keempat, Pasal 17, maka Dinas mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang sesuai dengan tugas dan dan fungsinya, yaitu menyelenggarakan segala urusan perencanaan, mengatur, memberi petunjuk koordinasi, megevaluasi pekerjaan dan kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga," Jelasnya.

Juga dalam wancara yang berlansung 3 jam ini kadis anak desa Panduk yang lama mencicipi pendidikan di Sumatra barat ini menjelaskan Visi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dimana terwujutnya kabupaten Pelalawan sebagai daerah tujuan wisata unggulan, didukung ketahanan budaya yang berbasiskan masyarakat menuju kehidupan Sejahtera, Mandiri, Sehat jasmanidan Rohani

"Visi ini kuncinya berbasiskan Masyarakat adalah pembangunan kebudayaan, olahraga yang dilakukan oleh pemerintah daerah melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi sesuai dengan bidang dan kemampuannya serta bermuara pada peningkatan taraf hidup," Tukasnya.

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kebudayaan, pariwisata , pemuda dan Olahraga.

Tentunya dengan pembinaan mental dan fisik serta mengikuti aturan olahraga di Pelalawan dan aturan olahraga itu sendiri maka Pelalawan telah banyak menghasilkan atlit yang disegani oleh Kabupaten lain, "Masalah buktinya cari saja diberita_oke internet," Tukasnya.(Ang Mulyadi)