Tarmizi Sayangkan Limbah RAPP Jadi Rebutan, Berpotensi Konflik
Salah seorang pemuda Pangkalan kerinci yang saat ini sedang menuju persiapan menjadi caleg Pelalawan, Dapil 1, Partai Golkar, Tarmizi, Se, menyayangkan Libah B3 berupa besi tua yang di beli oleh Panca Logam meninggalkan konflik, padahal limbah ini seharusnya di keluarkan dari perusahaan.
"Limbah RAPP saja jadi rebutan, apalagi meninggalkan konflik yang berujung kerusuhan, hal ini bisa membuat perikaian antara warga di pangkalan Kerinci," Ujarnya, Selasa (23/7/13).
Hal ini terbukti dari beberapa saat lalu jam 22.00 Wib, tanggal (22/7/13) malam hampir terjadi kerusuhan antar ormas di Pangkalan Kerinci, akibat pembagian limbah ini, Tarmizi minta RAPP untuk tidak menjual limbahnya kepada perusahaan luar, sementara banyak putra daerah yang punya uang yang bisa membeli limbah B3 ini.
"Karna dijual sama perusahaan luar, hal ini bisa terjadi," terang Tarmizi yang menyayangkan sikap RAPP.
Sementara dari segi bantuan RAPP terhadap warga tempatan yang setiap hari menghisap limbah asap RAPP, nampaknya menurut Tarmizi, perusahaan bubur keretas terbesar di Asia Tenggara ini kurang peduli, jangankan membantu rakyat Pelalawan, Limbahnya saja menyusahkan masyarakat.
Sementar itu ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu kepada Humas RAPP Erik, beberapa waktu lalu mereka menjawab Panca Logam adalah pemenang pembli besi tuanya, namun kenapa konflik akibat limbah besi tua ini perusahaan tidak bisa memberikan jawaban.(mtc)

