delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Pemko Binjai Tak Punya Solusi Tangkal Banjir

Meski banjir kerap terjadi dibeberapa titik Kota Binjai seperti di kawasan berengam, Jalan Imam Bonjol, di kelurahan tangsi, rambung barat sampai saat ini seperti tidak ada solusi dan banjir terus terjadi.

 

KABARRIAU.COM, Binjai - Keseriusan Pemko Binjai dalam menghadapi banjir musiman tampak masih menjadi tanda tanya.

Pasalnya, meski banjir kerap terjadi dibeberapa titik Kota Binjai seperti di kawasan berengam, Jalan Imam Bonjol, di kelurahan tangsi, rambung barat sampai saat ini seperti tidak ada solusi dan banjir terus terjadi.

Seperti yang terjadi saat ini, dibeberapa titik Kota Binjai hujan yang terjadi sejak minggu hingga senin (8/2/2016) merendam beberapa kawasan di Binjai.

Tampak beberapa warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari banjir tersebut.

Banjir yang terjadi di Binjai biasanya dikarenakan meluapnya sungai mencirim dan sungai bangakatan.

Ironisnya banjir yang terjadi seperti saat ini, kerap terjadi setiap tahunnya.

Sayangnya saat ditanya berapa jumlah banjir yang kali ini terjadi, Kabag Humas Pemko Binjai Hendrik Tambunan tidak bisa menjawabnya.

"Saya lagi di Bali, ikuti acara pers nasional," ucapnya. Ia sendiri saat ini masih menghimpun jumlah korban banjir yang terjadi hampir di lima kecamatan di Binjai.

"Ini saya masih kordinasi dengan basarnas," ucapnya.

Ketika ditanya kembali apa solusi yang akan dibuat Pemko Binjai untuk menghindari banjir yang terjadi tersebut. Dirinya mengaku tidak tahu.

"Tidak tahu saya, nanti lah tunggu kordinasi sama basarnas," ucapnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Binjai Joanita Agina Bangun mengatakn sejauh ini memang tidak ada solusi dalam meminimalisir banjir tersebut.

Hal itu tersebut sambungnya dapat lihat dalam RAPBD yang saat ini mereka rancang tidak ada juga solusi seperti pembangunan tanggul atau lainnya.

Padahal menurutnya dalam mengatasi banjir yang sering terjadi pembangunan tanggul tersebut sangat penting.

Dengan adanya pembangunan tanggul tersebut bisa mengcover air sungai dari gunung dan hal tersebut belum ada tertulis dalam RAPBD 2016.

"Dengan tidak adanya draft pembangunan tersebut, makanya banjir masih akan terus menghantui warga di Kelurahan Mencirim, setia, Timbang langkat dan beberapa kelurahan lainnya yang ada di Binjai," jelasnya. Ia pun berencana akan meminta Pemko Binjai untuk membangun tanggul tersebut pada PAPBD pada bulan juni atau Juli tahun depan.

"Dengan ada pertanyaan ini, akan saya bawa pada pembahasan perubahan PAPBD pada tahun depan, karena untuk tahun ini tidak mungkin," jelasnya.

Tidak ada solusi dari Pemko Binjai tersebut dapat dilihat dari tidak adanya kucuran dana anggaran APBD dan RAPBD 2015 untuk pembangunan waduk atau lainnya.

Yang ada dalam peraturan Wali Kota Binjai tentang penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015, di dinas Pekerjaan Umum (PU) Binjai hanya pembagunan saluran drainase/gorong-gorong dibeberapa titik di binjai yang memakan anggaran total Rp 9.360.000.000.

Dimana pembangunan saluran drainase tersebut melingkupi pembangunan saluran drainase Jalan Sedap malam kel Pahlawan dengan anggaran Rp 200 Juta, selanjutya rehabilitasi dan normalisasi salura drainase Jalan Gunung karang Kel Pujidadi rp 200 Juta.

Selanjutnya pembagunan drainase Jalan Danau Batur kel Sm Rejo Rp 200 Juta, pembangunan drainase jalan Jambi kel rambung barat Rp 200 Juta, pembangunan drainase Jalan Gunung bendahara kel Pujidadi Rp 200 jura, pembanguan saluran drainase jalan waru kel Jati Karya Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase jalan kecipir menuju sungai Bingai kelurahan Payaroba Rp 200 Juta, pembangunan saluran drainase jalan anyelir kelurahan pahlawan Rp 200 juta.

Perawatan saluran drainase jalan Soekarno hatta gg Kurnia kel sumber Karya Rp 200 Juta, pembangunan saluran drainase jalan kangkung kel Payaroba Rp 200 Juta, perawatan saluran drainase Jalan Mt Haryoo kec Binjai Utara Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan Merak kelurahan Mencirim Rp 300 juta, lanjutan pembangunan saluran drainase Jalan MT Sutoyo kel Suka Maju Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainse Jalan Pompa kel Cegkeh turi Rp 200 Juta, pembangunan saluran drainase Jalan Gn Kinambalu kel Tanah merah Rp 200 juta. Pembangunan saluran drainase Jalan samanhudi kel tanah merah 200 Juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan Gunung Sumeru kel Binjai estate kec Binjai Rp 200 Juta, pembangunan saluran drainase Jalan Pandega I kel berengam Rp 200 Juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan Raimuna raya kel berengam Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan pemidukkan kelurahan berengam Rp 200 juta, pembangunan saluran drainase Jalan eka paksi kelurahan satria Rp 200 Juta. Pembangunan saluran drainase Jalan Umar baki kel sukaramai Rp 200 Juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan anggur kel suka Damai Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan durian kel Limau sundi kec Binjai barat Rp 200 Juta. Pembangunan saluran drainase Jalan T Umar kel Nangka Rp 200 jura. Pembangunan saluran drainase Jalan semangka kel bandar senembah Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan rambutan kel bandar senembah Rp 200 Juta. Pembangunan saluran drainse Jalan Kl yos sudarso kel cengkeh turi Rp 200 Juta, pembangunan drainse Jalan tembilang kel Cengkeh Turi rp 200 Juta, pembangunan saluran Drainase Jalan Pacul kelu Cengkeh turi Rp 200 Juta, pembangunan saluran drainase Jalan Ar Hakim 200 kel Nagka Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan sei Bangkatan kel tanah seribu kec Binai selatan Rp 200 Juta, pembangunan drainase Jalan G Sinabung kel Tanah merah Rp 200 juta,. Pembangunan drainase jalan G Sibayak kel Tanah merah Rp 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan G Bendahara kel Tanah seribu Rp 200 juta, pembangunan saluran drainase Jalan sei bangkatan kel Tanah seribu 200 Juta, pembangunan saluran drainase Jalan dr wahidin kel SM Rejo 200 juta.

Pembangunan saluran drainase Jalan Danau tempe Kel Sumber Karya Rp 200 Juta, pembangunan drainase Jalan Ikan Paus kel Tanah tinggi RP 200 Juta.

Pembagunan saluran drainase Jalan Nibung kel Jati Makmur Rp 200 juta. Pembangunan saluran drainase Jalan Laksana Kel Berengam Rp 200 Juta dan Pembangunan saluran drainase Jalan T Umar Kel SM Rejo 200 Juta.

Sayangnya dari sekian banyak pembangunan drainase di APBD 2015 tersebut masih terjadi juga banjir setiap tahunnya.

Selain itu sampai saat ini juga di TA 2016, tidak ada pengajuan pembanguan tanggul atau lainnya untuk menghindari banjir.(*)

Liputan  : Pian.

Kategori: Sosial./Nasional.