Andi Timo Pengerang Pastikan Namanya Sudah Direvisi Dahlan
Politikus Partai Demokrat Andi Timo Pengerang memastikan namanya sudah direvisi dari laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada Badan Kehormatan DPR. Sebab, Dirut BUMN yang mengungkap dugaan pemerasan, sudah meralat laporannya dan meminta maaf.
"Saya belum mengecek ke BK DPR, namun saya telah menerima klarifikasi penjelasan dari Dirut BUMN terkait terhadap kekeliruannya dalam menyampaikan nama saya," kata Andi dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/11).
Ia memastikan dirinya tak pernah hadir dalam pertemuan dengan Dirut BUMN di luar rapat resmi Komisi XI DPR.
Ia pun tak pernah memeras BUMN.
Andi mengungkapkan Dirut BUMN yang mengungkap dugaan pemerasan justru mengira dirinya adalah laki-laki. "Klarifikasinya bahwa beliau telah keliru memberikan laporan kepada menteri BUMN terkait pertemuan dengan beberapa komisi XI di mana dalam laporan tersebut ada menyebut nama saya. Padahal saya, beliau pastikan tidak hadir," ungkapnya.
Wakil Ketua Komisi XI DPR ini mengaku mengetahui namanya disebut-sebut dalam laporan Dahlan pada Rabu (7/11). Saat itu ia sedang berada di Bangkok, Thailand. Namun, Andi Timo Pengerang yang ramai disebut sebagai ATP baru menghubungi Dirut BUMN terkait pada Sabtu malam lewat telepon dan pesan singkat.
"Dirut BUMN telah menyampaikan permohonan maafnya. Saya pribadi memaafkan," ujarnya.(M /KR)
"Saya belum mengecek ke BK DPR, namun saya telah menerima klarifikasi penjelasan dari Dirut BUMN terkait terhadap kekeliruannya dalam menyampaikan nama saya," kata Andi dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/11).
Ia memastikan dirinya tak pernah hadir dalam pertemuan dengan Dirut BUMN di luar rapat resmi Komisi XI DPR.
Ia pun tak pernah memeras BUMN.
Andi mengungkapkan Dirut BUMN yang mengungkap dugaan pemerasan justru mengira dirinya adalah laki-laki. "Klarifikasinya bahwa beliau telah keliru memberikan laporan kepada menteri BUMN terkait pertemuan dengan beberapa komisi XI di mana dalam laporan tersebut ada menyebut nama saya. Padahal saya, beliau pastikan tidak hadir," ungkapnya.
Wakil Ketua Komisi XI DPR ini mengaku mengetahui namanya disebut-sebut dalam laporan Dahlan pada Rabu (7/11). Saat itu ia sedang berada di Bangkok, Thailand. Namun, Andi Timo Pengerang yang ramai disebut sebagai ATP baru menghubungi Dirut BUMN terkait pada Sabtu malam lewat telepon dan pesan singkat.
"Dirut BUMN telah menyampaikan permohonan maafnya. Saya pribadi memaafkan," ujarnya.(M /KR)

