delikreportase.com

Copyright © delikreportase.com
All rights reserved
Desain by : Aditya

Sinar Mas Salahkan Perambah Cagar Biosfer

Siak Terkini - Perusahaan raksasa Sinar Mas Group mengklaim tidak pernah lalai dalam menjaga kawasan konservasi dunia Giam Siak Kecil-Bukit Batu yang digagas perusahaan itu sehingga ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO tahun 2009.

"Jadi kalau dibilang Sinar Mas lalai, kita tidak pernah lalai dan yang salah itu, ya perambah. Saya mau tanya, wilayah sebesar ini (cagar biosfer) siapa yang mau jaga?. Memangnya setiap meter harus dijagain orang," ujar Juru Bicara Sinar Mas Forestry Nurul Huda di Pekanbaru, Kamis (6/3).

Sebelumnya, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan Sinar Mas dianggap telah lalai dalam melindungi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu seluas 106.467 hektar di Riau karena terjadi pembalakan liar serta kebakaran lahan.

"Kalau perusahaan (Sinar Mas Group), saya kira semua punya tanggung jawab. Saya tidak bermaksud membela, melainkan sebagai akibat saja sebetulnya," kata Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kemenhut, Sonny Partono.

Menurut Nurul, cagar biosfer tersebut memang zona penyangga (buffer zone) milik Sinar Mas. Tapi di zona inti cagar biosfer, ada tim yang dibentuk oleh gubernur Riau dan bertugas sebagai pengawas kawasan konservasi dunia Giam Siak Kecil-Bukit Batu.

Sama sekali pihaknya tidak pernah lalai karena sudah kerja sama Polres Bengkalis dan sudah menangkap pelaku pembakaran lahan cagar biosfer terdiri dari berapa orang yang sampai saat ini sudah berapa kali melakukan operasi gabungan.

"Kita sangat peduli dan konsentrasi menjaga cagar biosfer itu. Terbukti, sudah berapa kali kita operasi dengan melibatkan Polres Bengkalis seperti Kapolres Bengkalis Pak Andri Wibowo," katanya.**an

BERITA TERKAIT