Terkait Tudingan Pungli Pos Kehutanan Pelalawan Aladin Pane Enggan Berkomentar
Terkait jumlah penghasilan uang hasil pungutan di pos tersebut setiap hari, Pegawai Polhut Pelalawan yang mengusasai Pos Simpang Beringin Aladin Pane ketika di monfirmasi tidak berani menjawab terkait pungli ini.
Pelalawan (KR) - Dua penjaga Pos kehutanan yang diduga melakukan pungli setiap hari, tidak mau berkomentar terkait jumlah penghasilan uang hasil pungutan di pos tersebut setiap hari, Pegawai Polhut Pelalawan yang mengusasai Pos Simpang Beringin Aladin Pane ketika di monfirmasi tidak berani menjawab terkait pungli ini.
Sementara itu Polhut Penjaga Pos Langgam, Rusli ketika dikonfirmasi juga diam seribu basa, berdasarkan informasi dari penjaga 3 Pos Kehutanan di Pelalawan hampir semuanya mereka diperintahkan melakukan Pungli, hasil dari pungutan ini rata - rata 1,5 juta, sementara penaggung jawab penjaga itu juga mendapat setoran setiap bulan dari puluhan pemilik izin HPH di Pelalawan.
"Kami cuma memungut 15 ribu rupiah setiap truk kayu lewat, sementara bulanan di pungut oleh Polhut yang bertugas di Pos ini," Ujar salah seorang Banpolhut simpang beringin, Senin (23/6/14).
Menurut Ketua Laskar Merah Putih Pelalawan, Zainuddin, pernyatan Banpolhut ini menujukkan pungli di setiap Pos ini terus berjalan, sementara piha kejaksaan terkesan diam padahal ini jelas pungli terus subur tumbuh di setiap Pos ini.
Zainuddin juga menyayangkan Dansat Polhut Syafrial diam terhadap hal ini, pungli ini di nilainya adalah pungli berjamaah, diduga Kadis Kehutanan Pelalawan Hambali dan jajarannya mendapat bagian dari uang hasil pungli ini.(MT)

